Teknik Investigasi dan Closing Temuan Asesmen Lab

Dalam rangka menghasilkan data hasil pengujian yang valid, banyak laboratorium membuat suatu sistem manajemen laboratorium berbasis standar internasional ISO 17025. Untuk menjadi pedoman operasional bagi segenap elemen laboratorium dalam menjalankan kegiatannya. Sistem manajemen tersebut tentu juga mencakup sistem jaminan mutu hasil pengujian. Penting bagi suatu lab untuk merencanakan level mutu hasil pengujian yang sesuai untuk bidang pengujian lab tersebut, serta membuat prosedur jaminan mutu yang memadai untuk menjamin level mutu yang hendak dicapai. Di dalam implementasi prosedur jaminan mutu seringkali dijumpai ketidaksesuaian hasil pengujian yang dapat berasal dari pengaduan customer, quality control, instrument, atau sumber lainnya. Untuk mencegah agar ketidaksesuaian yang sama tidak terjadi berulang kali dalam sistem. Maka perlu dilakukan investigasi (analisis penyebab) akar penyebab terjadinya ketidaksesuaian dan menjadi Closing Temuan Asesmen. Di dalam pelatihan ini akan dibahas mengenai strategi teknik investigasi dan closing temuan asesmen, untuk akar penyebab terjadinya ketidaksesuaian di laboratorium. Serta upaya tindakan perbaikan dan pencegahannya.

Tujuan

  • Mempunyai pengetahuan dasar tentang sistem manajemen.
  • Mempunyai pengetahuan dasar tentang perencanaan mutu dan bagaimana upaya untuk menjamin mutu yang telah ditetapkan.
  • Dan mempunyai pengetahuan tentang penanganan ketidaksesuaian dalam pekerjaan pengujian, serta cara melakukan correction dan corrective action.
  • Mempunyai pengetahuan tentang penanganan ketidaksesuaian yang terjadi dalam sistem manajemen.
  • Serta mempunyai pengetahuan tentang upaya tindakan pencegahan.

Materi

  • Tinjauan Umum: Sistem Manajemen.
  • Perencanaan mutu dan jaminan mutu.
  • Implementasi sistem manajemen.
  • Identifikasi ketidaksesuaian, teknik investigasi akar penyebab, serta tindakan perbaikannya.
  • Penanganan ketidaksesuaian yang terjadi pada aspek sistem manajemen.
  • Tindakan pencegahan.