Sampling dan Penanganan Sampel Untuk Uji Mikrobiologi

Keakurasian hasil pengujian mikrobiologi ditentukan oleh cara pengambilan dan penangan contoh atau sample yang akan diuji.

Oleh sebab itu, dalam penjaminan mutu hasil pengujian harus mengacu kepada standard ISO/IEC 17025:2005.

Untuk mengacu kepada hal tersebut maka pengambilan dan penanganan contoh uji parameter mikrobiologi, diperlukan cara khusus yang lebih aseptis, agar hasil pengujian sample tidak menjadi positif salah, karena karaktristik contoh/ sample untuk uji mikrobiologi sangat bervariasi.

Petugas Pengambil Contoh Uji Parameter Mikrobiologi, selain dituntut untuk menguasai teknik pengambilan contoh agar diperoleh contoh yang representatif, juga dituntut untuk memahami sifat-sifat contoh mikrobiologi, yang menuntut kondisi aseptis dari mulai contoh diambil sampai saat diuji di laboratorium dengan kondisi lingkungan penyimpanan contoh yang juga sangat terjaga, sehingga menjadi seorang petugas sampling yang handal.

Materi

  • Tinjauan Umum: sampling dan parameter uji mikrobiologi.
  • Dasar-dasar Mikrobiologi
  • Teknik Pengambilan Contoh Yang Representatif
  • Mengenal Peralatan Sampling Uji Mikrobiiologi.
  • Safety Dalam Pengambilan Contoh Miikrobiologi.
  • Persiapan Peralatan Pengambilan Contoh Uji Mikrobiologii.
  • Penanganan dan Pengemasan Contoh Uji Mikrobiologii.
  • Analisis parameter lingkungan yang mendukung kesempurnaan sample untuk pengujian analisa mikrobiologi.
  • Penyiapan Bahan dan Alat Sampling Contoh Ujii Mikrobiologi.
  • Menentukan jumlah contoh uji mikrobiiologi.
  • Melakukan Cara Pengambilan Contoh Uji Mikrrobiologi yang Tepat dan Benar.
  • Melakukan Penanganan dan Pengemasan Contoh Ujji Mikrobiologi.
  • Mengukur Parameter lapangan Yang Mendukung Evaluasi Ujji Mikrobiologi.